Penentuan Prioritas Strategi Pengembangan Pariwisata dengan Menggunakan Metode Quantitative Strategic Planning Matrix (Studi Kasus Wisata Hiu Paus Botubarani)
Keywords:
Pengembangan Wisata, SWOT, QSPMSynopsis
Destinasi pariwisata belum cukup memberikan kontribusi yang baik untuk tingkat
kesejahteraan masyarakat dikarenakan pengelolaanya belum maksimal. Masalah yang muncul adalah kurangnya upaya dari pemerintah daerah dalam mengelola potensi pariwisata yang ada, menyebabkan tidak optimalnya perkembangan pariwisata di Kabupaten Bone Bolango. Penelitian ini bertujuan untuk 1) Menganalisis faktor-faktor internal apa saja yang menjadi kekuatan dan kelemahan bagi Pariwisata di Hiu Paus Botubarani. 2) Menganalisis faktor-faktor eksternal yang menjadi ancaman dan peluang yang dihadapi oleh Pariwisata di Hiu Paus Botubarani. 3) Menentukan perumusan prioritas strategi yang dapat direkomendasikan pada Pariwisata di Hiu Paus Botubarani menggunakan metode Quantiative Strategic Planning Matrix (QSPM). Metode penelitian ini adalah penelitian deksriptif dengan pendekatan kualitatif dan pengumpulan data
menggunakan observasi, wawancara, serta SWOT dan QSPM sebagai alat analisisnya Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan tiga strategi terbaik dengan Total Attractiveness Score tertinggi yaitu membangun dan memperbaiki sarana dan pemeliharaan prasarana pariwisata, Pengembangan “early warning system” untuk bencana alam, serta Meningkatkan kerjasama antara stakeholder dalam mengembangkan potensi wisata